Boleh berinovasi, asalkan….(untuk konsumen)

innovationsSebenernya tulisan kali ini terinspirasi dari temen saya yg lagi semangat jalanin bisnis, alias jadi entrepreneur a.k.a pengusaha. Seneng juga denger dia tiap hari cerita gimana perkembangan kafe nya yg khusus menjual minuman yang bernama sop buah plus makanan Bandung yg namanya bang tigor batagor.

Well, dari iseng cuma buka kafe kecil2an di depan rumah, temen saya mulai ekspansi jualan dagangannya ke kantor, nawarin menu kafenya ke temen2 kantor tiap sore. Alhasil kritik dan saran pun mulai bertebaran, muncul ide2 dari sana sini, sampai pada akhirnya temen saya itu pernah bilang ke saya, “Boss…gw mo inovasi baru nih, menu batagor mau gw coba jadi batagor pake mayonaise”. Itu baru satu inovasi, toh sampe sekarang pun menu2 minuman baru masih ditambah oleh temen saya satu itu.

Emang bener sih, gak pernah ada kata salah kalau mau coba berinovasi, toh emang cara seperti itu pula yang bikin suatu perusahaan bertahan lama, makin disayang konsumen, makin dikenal, dan bertambah besar.

Apalagi kalau hawa persaingan mulai terasa, inovasi jelas merupakan salah satu cara untuk memenangkan pesaingan. Kembali ke temen saya tadi, dilihat dari penjualan di kantor tampaknya asik2 aja, belum ada kompetitor yang menjual produk serupa, tapi yang namanya pola konsumsi pasti ada kalanya menyentuh titik jenuh alias jenuh dan gak mau yang itu2 aja, mau ada perbedaan lain.
Penasaran?? di klik ajah

Advertisements

Kuburan Band…(contoh kecil diferensiasi dalam bermusik!!!)

kuburan band picLupa…lupa.lupa.lupa..lupa lagi syairnya…

Lupa…lupa.lupa.lupa..lupa lagi syairnya…

Ingat…ingat ingat ingat..cuma ingat kuncinya..

Ingat…aku ingat ingat..cuma ingat kuncinya

C…Aminor..Dminor ke G

Ke C lagi..Aminor..Dminor ke G

Ke C lagi..Aminor..Dminor ke G

Ke C lagi…

Rekans..pasti tau dong lirik lagu di atas?

Yup, betul banget ini adalah sedikit potongan lagu dari Kuburan Band

*potongan?? Kayaknya liriknya emang gitu doang deh!!!*

Saya cukup beruntung karena saya mengenal group band ini dulu waktu saya masih kuliah di Fikom Unpad. Ya beberapa kali Fikom mengadakan acara semacam pentas musik, maka Kuburan Band akan selalu menjadi salah satu pengisi acara yang ditunggu-tunggu.

Bayangkan saja Kuburan Band selalu disimpan sebagai pengisi acara puncak. Ketika MC mengumumkan bahwa sesaat lagi Kuburan Band akan tampil, maka seketika itu pula panggung langsung berasap, suara petasan dan kembang api muncul disekeliling arena pentas *berasa lagi di pasar malem deh*

Jangan pernah mengharapkan personil group band tersebut langsung muncul dipanggung sambil berteriak teriak “Apa kabar semuanya…..siap digoyang yaaa”, wah gak akan deh karena terkadang sampai suara petasan dan nyala kembang api habis pun itu para personil nya yang terkenal rada2 aneh bin ajaib binti nyeleneh gak akan muncul2 di panggung, dan jangan kaget bila tiba2 ternyata mereka satu persatu muncul dari barisan belakang penonton.

Yaaa…seperti yang saya alami pertama kali menonton aksi panggung mereka, saya sudah seperti patung menghadap ke arah panggung, namun tiba2 badan saya disenggol dari belakang dan ketika saya menoleh kesamping ada beberapa sosok mahluk aneh dengan muka coreng moreng, serta kostum yang gak lazim muncul di sebelah saya dan dengan santainya berjalan ke arah panggung. Yup, itulah mereka Kuburan Band.
biar gak lupa2 ingat klik aja..

Yang jujur….yang disayang pelanggan!!!

to be honestWah sepertinya beberapa hari ini saya benar2 dapet pengalaman banyak tentang dunia perbelanjaan terutama dari ibunda tercinta….

Seperti yang terjadi hari minggu kemarin, seperti biasa…saya mendapat perintah langsung dari kanjeng ratu (nyokap maksudnya….) untuk berbelanja membeli seperangkat alat sholat..eh maksudnya beli beberapa kebutuhan rumah tangga. Alasannya sepele..nyokap lagi males belanja, lagipula buat apa saya jadi anak kalau bantu ortu aja gak bisa…*mendadak soleh mode:on*

“Kamu kan mau jalan keluar…ya ga ada salahnya dong Mama nitip belanjaan, lagian gak banyak kok…” ujar my lovely mom sambil ngasih kertas yang isinya daftar barang2 yg harus dibeli.

Belanja sih gak masalah, toh udah banyak tempat2 belanja yg menawarkan konsep one stop shopping di tiap kota, jadi dengan belanja di satu tempat semua barang yang kita cari ada di sana..dan pilihan saya jatuh ke Giant…tepatkah???

Hmmm…memang harus saya akui dari segi kelengkapan produk yang dijual memang cukup banyak, tapi dari segi harga…ternyata nanti dulu….coba tanya dengan ibu2 yang sering berbelanja pasti lebih tahu mana yang menawarkan harga lebih murah meriah.

Rupanya tidak demikian dengan Giant…meskipun produknya cukup lengkap, tapi harga nya ternyata lebih mahal, bahkan bila dibandingkan dengan minimarket lainnya yang ada di dekat rumah saya…*so what gitu loh?? toh suka2 si pemilik dong mau masang harga berapa kek, iya kan??*
yuk..bahas si Giant ntu tuh..

Cara mencintai ibu2 rumah tangga..*maksudnya??*

mom_shoppingKenapa ya, jumlah wanita di parlemen masih sedikit? Apakah karena wanita itu kurang bisa memberi keputusan yg terbaik? atau apa karena wanita itu terlalu mudah terbawa perasaan? *kebawa-bawa politik ceritanyaaa…*

Tapi untuk beberapa hal diluar politik, wanita itu punya peran dan kekuasaan yang dominan. Dalam dunia marketing misalnya, tidak bisa dipungkiri para ibu2 rumah tangga masih menjadi target pasar yang menjanjikan untuk dibidik.

Sedikit cerita nihh…..tiap minggu kadang saya harus meluangkan waktu sekitar 1-2 jam untuk belanja di supermarket.*maklum anak tunggal…kudu pinter2 bantu nyokap belanja 😀*

Nah apa yg saya beli adalah barang2 yg sudah ditentukan dan ditulis oleh ibu saya di daftar belanjaan, jadi bisa dibilang my lovely mom satu ini cukup paham dengan merek2 tertentu yg dirasa cocok dengan yg dibutuh kan anggota keluarga. Ta’ pikir2…kok bisa ya sebuah merek begitu kena di hati tiap ibu2, bahkan sampai menjadi top of mind dan di rekomendasikan dari satu ibu ke ibu yang lain, atau bisa jadi dari ibu ke anaknya, atau ke anggota keluarga yang lain, kok bisa?

Dari hasil sedikit ngobrol ke teman2 yang lain plus baca2 buku, rupanya itu sih tergantung pinter2nya si marketer aja dalam membidik ibu2 rumah tangga dan menjadikan mereka target market yang sesuai dengan produknya, bahkan kalau produknya bukan kebutuhan rumah tangga sekalipun, si marketer kudu pinter2 membuat produk tersebut sebagai produk pilihan dan cocok untuk keluarga….

duhhh…kebiasaan nih…suka sok langsung ngambil kesimpulan…
Kisah ibu2 berlanjut…

Mau artis seksi & hot? Atau blogger yang seksi & hot? Pilih aja disini..

horikita-makiWesss..ada apa nih? kok tiba2 saya tertarik membahas hal2 yang seksi? setelah mengalami bulan yang padat dengan kerjaan (ampe males ngecek blog sendiri) yang menyita waktu, apakah blog ini telah berubah menjadi blog yang full berisi cerita dewasa?

“Aku masih..seperti yang dulu..masih normal”

Yup betul banget..blog ini gak akan dibuat hanya untuk memvilusivikasi puahh…susah banget nyebutnya…maksudnya memvisualisasikan erangan2 dan desahan erotis dalam bentuk tulisan seperti “oh..yes..oh no babes…” atau “ah..eh..oh..” dengancara ga jelas

Yang jelas saya masih bermoral, beriman dan tahu malu. Dan judul yang saya ambil itu hanya untuk menjelaskan bahwa para blogger itu sekarang ini memang tambah hot, menarik, seksi, fantastis, bombastis seperti para artis untuk ikut membantu dunia pemasaran…*hiyaa…ujung2nya marketing juga…hayooo Om2x gatel yg lagi browsing saya minta maap yah coba cari ke situs tetangga aja hehehe*

Disadari atau tidak..peranan blogger di dunia pemasaran mejadi semakin penting. Pernyataan ini saya buat dari hasil saya blog walking alias silaturahmi ke beberapa blog tetangga yang menurut saya menarik.

mari kita bahas lebih lengkap….

Maju terus….(iklan & brand), pantang mundur (gara2 resesi)!!!

brand_loveFiuuuhhh…akhirnya ada waktu sedikit untuk nulis di blog, kebetulan saya menemukan artikel menarik untuk dibahas tentang bagaimana iklan harus tetap bertahan untuk membangun brand sebuah produk di tengah krisis seperti sekarang ini.

Ya..ya..gak bisa disalahin juga sih, karena krisis global yg terjadi mengakibatkan setiap perusahaan berlomba-lomba memotong biaya iklan produknya, kenapa? Karena biaya iklan itu cukup mahal, dan ketika kita berbicara ingin menyelamatkan anggaran ketika terjadi resesi….maka setiap hal yang mengharuskan kita mengeluarkan dana sebesar xxx juga harus dipotong, dan ini merupakan cara termudah dan tercepat menyelamatkan anggaran dalam jangka pendek.

Apakah ini cara yang tepat? Ternyata tidak juga, kenapa?
maju terus…pantang mundur

Tayang lagi…!!!(TVC berseri Pond’s)

ponds0011
*hiyyyaaaaa……ga tahannnnn!!!*…..mungkin itu perasaan yang muncul ketika lihat TVC berseri nya Pond’s…Pertama, saya memang lagi iseng coba untuk mengamati persaingan produk satu ini dengan produk kecantikan lainnya (Olay). *iseng amat yak??*

Kedua…saya coba menahan diri untuk tidak terlebih dulu membahas TVC berseri nya Pond’s terbarunya ini di blog saya, karena kurang motivasi buat ngebahasnya.

Ketiga dan yg paling membuat saya “gatel” adalah ketika iseng2 masuk ke blog nya mbae Chic dan saya membaca postingan tentang premier pemutaran iklan terbaru Pond’s tersebut…wahhhh..saya keduluan, tapi setidaknya ini memotivasi saya untuk memposting artikel tentang Pond’s

Tapi….yang pasti ini bukan masalah iri atau sebagainya…secara saya ini kalau ada di seminar atau diskusi lebih senang lihat pengisi acaranya daripada fokus ke materinya.!!!*dan yg penting makanannya huehehe…..*

Ok kembali ke topik pembahasan. Jadi, apakah Pond’s sedang ingin mengulang kesuksesannya lagi melalui TVC berserinya????
…kisah cinta ala Pond’s

Customer juga manusia…punya rasa punya hati!!

customerApa kabar semuanya…mau bagi2 cerita nih…!!! beberapa hari yang lalu saya akhirnya bisa lagi menghubungi teman dekat saya waktu kuliah, dalam kondisi yang sudah berbeda antara saya dengan beliau. Kok bisa beda?

Ya iya..saya dah lulus kuliah dan sudah kerja, my best friend satu itu masih kuliah dan tidak bekerja di perusahaan manapun. Saya tiap bulan masih nerima gaji dari perusahaan, sedangkan dia sudah bisa menggaji karyawannya. Kalau dipikir2 lebih hebat dia yah??? Good job my friend…ternyata dia sekarang sudah jadi pengusaha, ngakunya sih masih kecil2an..*gak apa2 bro kalau lihat semangat loe, gw yakin loe bisa sukses..Aminnn…*

Iseng2 saya tanya rahasia teman saya, kok bisa bisnis nya cepat berkembang, padahal dulu waktu sama2 kuliah saya suka ikut bantuin dia anterin barang naik motor bolak-balik karena gak ada kendaraan yg lebih besar, makan pinggir jalan, haha..hihi..sepanjang jalan, nunggu berjam2 barang pesenan kita, sampai di komplain sama langganan yg marah2 padahal dia junior kita di kampus…*beuh..ngajak perang bubat tuh adek kelas*

Jawabannya simpel, dia cuma bilang usahakan mempertahankan pelanggan (customer) yg lama, dan berusaha dapatkan yg baru. Intinya teman saya ini dasar pendidikannya memang sosial, jadi dia bilang lebih mudah membangun loyalitas pelanggannya dengan cara human touch…..karena dia sendiri mengaku gak paham dengan prinsip2 marketing.

Alhasil saya dapat gambaran, mungkin yang dipraktekan oleh kawan saya adalah sebagai berikut :
di click aja…jangan ragu!!

Berikan layanan yg terbaik…berikanlah kepuasan!!!

Alkisah tiap hari minggu, kalau tidak ada acara saya biasanya punya kegiatan mengunjungi situs Youtube hanya untuk sekedar mendownload video lagu terbaru yg saya suka. Berhubung di rumah ada masalah jaringan, maka meluncurlah saya ke warnet lain yg kira2 punya kapasitas cukup untuk menyalurkan salah satu hobi saya itu.

Letaknya ada diantara jejeran ruko2 yg ada di salah satu pusat perbelanjaan di kota Bogor. Yakin dengan pilihan saya, maka saya masuk ke warnet tersebut. Ok, kondisi warnet memang agak berantakan, dengan banyak kardus makanan di sudut2 ruangan. Tidak masalah, toh hanya warnet ini yg menyediakan kapasitas download yg cukup dibandingkan warnet2 lain yg ada di jejeran ruko.

Sekitar lima belas menit saya menggunakan internet disana saya merasa ada yg aneh, kok lama banget ya downloadnya, akhirnya saya iseng menanyakan hal tersebut kepada si mba penjaga warnet.

Isya : “emmm.. mba maaf kok agak lama ya downloadnya”
Mba X : “liat dong mas, orang yg pake internet juga banyak, makanya jd lama” (dengan wajah cuek sambil terus ber chattng ria)

Akhirnya saya tetap sabar berada di warnet, sekaligus ingin tahu sejauh mana kualitas layanan yg diberikan oleh penjaga warnet tersebut. Selama saya berada disana ada beberapa hal yg membuat saya memberi nilai negatif terhadap jasa layanan yg diberikan. Mulai dari gelapnya ruangan, kotornya lantai, mouse dan keyboard yg tidak berfungsi baik, dsb.

Memang sih jaman sudah berubah, buat saya pribadi Customer in not a king anymore, tidak perlu berlebihan memenuhi semua keinginan pelanggan, tapi customer is important sehingga wajib memahami pelanggan, karena pelangganlah yg memberikan penilaian terhadap layanan yg diberikan
….KEEP READING My Friends

Kenapa ya mereka mau bikin even???

Pernah menonton acara Let’s Dance yg ditayangkan Global TV ? Kalau iya berarti bagus, rekan2 masih lebih gaul dari saya. Loh kok? Jangan kaget, saya termasuk yg jarang melihat acara seperti itu baik yg live ataupun yg ditayangkan di televisi.

Tapi Hari Minggu kemarin, saya tidak sengaja menonton acara tersebut, bahkan sampai tuntas..tas..tas… Kebetulan Lets Dance kali itu ditayangkan live melalui televisi, dan bukan siaran ulang. Wah double profit dong? Yes, betul sekali. Dan yg lebih menarik, ini adalah Lets Dance Grand Final, dimana juaranya akan mendapat kesempatan untuk bertanding di Jepang. Hebatttt!!!!
….KEEP READING My Friends