Potensi Indonesia dalam Social Media dan Dunia Maya

ImageHal yang menarik pas baca berita dari The Economist Newspaper, emang sih ga bisa dipungkiri urusan saocial media, Indonesia termasuk jawara dunia, betulkah?? Menurut penelitian beberapa perusahaan web Indonesia saat ini terbesar kedua di dunia untuk Facebook dan terbesar ketiga untuk Twitter..Woooww eksis bener ya negaraku *mesem2*. Tapi statistik yang paling menarik buat mereka adalah dengan jumlah penduduk yang mencapai 230 juta jiwa, masyarakat yang sudah eksis & gaol terhubung ke internet baru mencapai 20% itu berarti potensi di Indonesia masih buesaaaarr..buanget
 
Daaannn..perusahaan2 asing memang sudah banyak melihat potensi di Indonesia yang belum banyak dimanfaatkan, bayangin aja Facebook tanpa harus memiliki kantor di Indonesia namun telah berkembang pesat dinegara kita tercintah inih..tentunya dengan 30 juta pengguna, ditambah lagi menurut salah satu pejabat Yahoo yang saya lupa namanya mengatakan budaya masyarakat Indonesia sangat mudah untuk mencoba bersosialisasi secara online.
Advertisements

Pepsi unjuk gigi dengan Refresh Everything

Rekan-rekan semua…mohon maaf karena saya belum membuat postingan terbaru di blog ini. Untungnya ada seseorang yang mau membantu saya, perkenalkan namanya Tamy…ketertarikannya pada dunia marketing, telah membuatnya memberi ijin kepada saya untuk memposting tulisannya di blog ini. Oh iya tulisannya juga di posting di situs www.the-marketeers.com. Thanks to Tamy

————————————————————————————————–

Membicarakan Coca Cola sebagai pemain nomor satu untuk minuman soda di dunia rasanya tidak lengkap tanpa membicarakan pesaingnya yaitu Pepsi. Persaingan keduanya memang sangat mencolok dan sudah diketahui oleh banyak orang di negara manapun, bahkan ketika jamannya beriklan di televisi menjadi cara yang ampuh untuk strategi marketing, keduanya terlibat saling mencoba menjatuhkan satu sama lain mulai dari iklan yang terlihat kocak dan menyindir sampai pada menunjukan keunggulan produk masing-masing.

Membicarakan keduanya bukan terpaku pada bagaimana upaya mereka menjadikan mereknya sebagai yang terbaik di mata konsumen, tapi juga bagaimana mereka mulai beralih dari cara-cara pemasaran yang legacy menjadi new wave marketing.

Semuanya ini juga didasari pada sebuah kenyataan bahwa pemasaran dengan beriklan di media telah menguras budget dalam jumlah yang banyak, para pemasar kini mencoba untuk berpikir ulang mengenai ROI (Return on Investment) karena hal ini terkait dengan bagaimana menggunakan dana pemasaran seefektif dan seefisien mungkin guna mendapatkan penjualan yang kita inginkan, ROI sendiri menjadi sangat penting karena budget yang dikeluarkan untuk pemasaran berpengaruh pada akuntabilitas pemasaran.

Dengan semakin mahalnya biaya untuk pemasaran melalui media, perusahaan jadi semakin kritis dan banyak bertanya apakah selalu dibutuhkan dana yang besar untuk mencapai target pemasaran? Apakah mungkin kegiatan pemasaran yang maksimal dapat dicapai dengan dana yang diturunkan? Apakah ada cara baru yang sesuai dengan kondisi pasar sekarang ini, tentunya dengan dana yang lebih sedikit?
selengkapnya klik aja

Band Ungu dan peran komunitasnya

Okey..sebelumnya saya mau bilang postingan kali ini bukan tulisan saya, tapi tulisan yang dibuat oleh salah satu member the-marketeers yang bernama Kemal. sengaja saya simpan di blog ini biar temen2 yg lain juga bisa ikut baca tulisan beliau. Gak usah khawatir saya dah minta izin ke orangnya kok, dan orangnya juga setuju, jadi…selamat membaca..& thanks Kemal..

—————————————————————————————-

Coba anda saksikan di televisi yang sedang menyiarkan penghargaan untuk insan musik terbaik di Indonesia. Ketika sebuah group band atau penyanyi solo disebutkan sebagai pemenang sebuah penghargaan musik baik itu double platinum, atau penghargaan musik bergengsi lainnya, pasti ada ucapan terima kasih yang mereka utarakan, diantaranya kepada fans-fans mereka yang selalu setia mendukung bahkan menjadi inspirasi musik bagi group band tersebut.

Apa mau dikata, fans memang sudah jadi bagian dari perjalanan musik mereka yang berkecimpung didunia hiburan yang tidak pernah mati ini. Ketika melakukan sebuah pertunjukan musik dan menyaksikan sendiri ratusan bahkan ribuan fans yang mengelu-elukan nama mereka, bahkan ikut bernyanyi, itulah spirit yang dinanti-nantikan untuk memberikan performance yang terbaik.

Namun dunia musik di Indonesia bisa dibilang sangat dinamis. Mereka yang tidak mampu bertahan menghadapi persaingan dan tidak mampu untuk terus berkarya, bisa saja akan kehilangan fans mereka. Tidak hanya produktifitas dalam berkarya saja yang menentukan, untuk sebuah group band yang sudah cukup eksis di belantika musik, kemampuan mewadahi fans dalam sebuah komunitas juga diperlukan.

Konsep mewadahi fans dalam sebuah komunitas inilah yang sepertinya disadari oleh beberapa group Band, Ungu salah satunya. Sebagai sebuah band papan atas dan telah eksis dengan berbagai penghargaan musik, pembentukan komunitas secara offline dan online pun dilakukan.

ga usah ragu..klik aja!!!

Konflik Google vs China berlanjut, Baidu pun tersenyum

China boleh saja berbangga karena jumlah penduduknya terbanyak di dunia, begitu juga dengan jumlah pengguna internetnya yang mencapai 360 juta user, dan juga menempati peringkat pertama pengguna internet terbanyak di dunia. Tidak heran situs pencari informasi terbesar Google begitu bernafsu melebarkan sayapnya ke Negeri Tirai Bambu tersebut.

Namun besarnya jumlah penggunana internet disana, tidak serta merta membuat Google mampu berjaya dengan mudah, pada kenyataannya konflik begitu banyak menyertai usaha Google untuk menjadi yang terbaik di sana. Masih hangat dalam ingatan bagaimana pemerintah China pernah memberikan applause kepada Google karena telah memblokir peredaran situs porno di China, dari situ banyak pihak yang memprediksi rasa terima kasih yang diberikan pemerintah China sebagai sinyal kerjasama yang baik diantara keduanya.

Akan tetapi tidak demikian rupanya, banyak pemberitaan dari media baru-baru ini menyoroti bagaimana Google menyatakan akan menarik diri dari China. Apa yang menyebabkan hal itu terjadi? Bisa dibilang ini adalah konflik antara dunia informasi dengan pemerintahan di negara tersebut, ketatnya peraturan sensor yang diterapkan membuat Google tidak leluasa untuk mengembangkan bisnisnya.

Rupanya segala kebijakan yang diterapkan disana justru membuat Google merasa bisnis mereka berjalan tidak sebagaimana mestinya. Sebagai situs yang terkenal karena menyediakan jasa dan layanan gratis, Google memang terkadang mendapat kecaman terkait dengan hak cipta, seperti yang terjadi pada tahun 2008 lalu dimana mereka terpaksa berurusan dengan para penerbit dan juga pemilik hak cipta bahkan mengeluarkan uang sejumlah US$ 125 juta sebagai bentuk pembayaran ganti rugi atas apa yang mereka lakukan.
lebih lanjut langsung klik…

Citra & The Chikitas

Cathy, Maura dan Keisha adalah 3 siswi SMU yang bersahabat, masing-masing memiliki hobi yang berbeda, Cathy digambarkan sebagai cewek cerdas yang senang belajar dan selalu menjadi juara kelas, sedangkan Maura adalah cewek yang suka dengan kegiatan alam seperti mendaki gunung, bersepeda serta kemping, ada lagi Keisha  yang lebih dikenal oleh 2 sahabatnya sebagai fashion stylist. Walaupun mereka mempunyai hobi yang berbeda tapi mereka memiliki satu kesamaan dalam memilih produk untuk kulit mereka.

Dilain cerita Maura dan Keisha ingin membantu Cathy untuk dekat dengan seorang cowok, tapi Cathy terlihat ”minder” untuk dekat dengan cowok tersebut, kedua sahabatnya pun bertekad untuk membantunya, tidak hanya itu kita pun bisa terlibat untuk membantu kisah cinta Cathy bahkan bila beruntung ada hadiah menarik yang bisa didapatkan.
silahkan lanjut

Djarum Super, bukan cuma rokok melulu

Bisa jadi banyak yang setuju, bahwa mereka yang bekerja pada industri rokok, selalu dituntut untuk mampu berpikir kreatif dalam memasarkan produknya, terutama dikarenakan banyaknya larangan agar iklan rokok tidak menggambarkan secara langsung aktifitas merokok atau menampilkan secara langsung produknya lewat iklan di media cetak ataupun elektronik.

Permasalahan yang muncul bukan hanya dari segi pemasaran saja, dari segi produksi pun industri rokok harus mengalami persaingan dengan para produsen rokok ilegal. Hal ini menambah beratnya kompetisi, padahal industri rokok adalah industri yang terus berkembang, bahkan pada tahun 2010 diperkirakan pertumbuhannya sekitar 8,52%

Pada akhirnya beragam strategi untuk tetap dekat dengan target market pun dilancarkan, berbagai aktivitas mulai dari menjadi sponsor dalam acara olahraga,musik dilakukan oleh brand produk rokok agar target market tetap dalam jangkauan. Tidak terkecuali dengan PT. Djarum yang juga melakukan hal yang sama.
lanjut? langsung klik

Menjaring komunitas lewat Sarah Aprilia & Bask

Ketika saya iseng blogwalking, banyak sekali saya temui beberapa blogger yang menuliskan kesan dan pesan dari hasil mereka mengikuti beberapa even yang diadakan oleh beberapa brand produk tertentu di dalam blog mereka. Begitu juga ketika saya masuk ke beberapa forum komunitas online, mereka juga menceritakan hal yang sama tentang pengalaman mereka menghadiri even, dengan antusiasnya mereka menuliskan apa saja acara yang ada di dalam even tersebut, siapa saja yang mereka temui dan pengalaman apa yang mereka peroleh.

Para blogger dan anggota komunitas tersebut bukanlah tamu tak diundang yang datang tiba-tiba, mereka justru diundang untuk ikut meramaikan sebuah even yang diadakan brand produk tertentu. Seperti yang dilakukan oleh Bask, alih-alih ingin mengenalkan sosok Sarah Aprilia, maka mereka tidak segan-segan mengundang komunitas online dan offline untuk mengenal sosok tersebut.
monggo di klik..

Boleh berinovasi, asalkan….(untuk konsumen)

innovationsSebenernya tulisan kali ini terinspirasi dari temen saya yg lagi semangat jalanin bisnis, alias jadi entrepreneur a.k.a pengusaha. Seneng juga denger dia tiap hari cerita gimana perkembangan kafe nya yg khusus menjual minuman yang bernama sop buah plus makanan Bandung yg namanya bang tigor batagor.

Well, dari iseng cuma buka kafe kecil2an di depan rumah, temen saya mulai ekspansi jualan dagangannya ke kantor, nawarin menu kafenya ke temen2 kantor tiap sore. Alhasil kritik dan saran pun mulai bertebaran, muncul ide2 dari sana sini, sampai pada akhirnya temen saya itu pernah bilang ke saya, “Boss…gw mo inovasi baru nih, menu batagor mau gw coba jadi batagor pake mayonaise”. Itu baru satu inovasi, toh sampe sekarang pun menu2 minuman baru masih ditambah oleh temen saya satu itu.

Emang bener sih, gak pernah ada kata salah kalau mau coba berinovasi, toh emang cara seperti itu pula yang bikin suatu perusahaan bertahan lama, makin disayang konsumen, makin dikenal, dan bertambah besar.

Apalagi kalau hawa persaingan mulai terasa, inovasi jelas merupakan salah satu cara untuk memenangkan pesaingan. Kembali ke temen saya tadi, dilihat dari penjualan di kantor tampaknya asik2 aja, belum ada kompetitor yang menjual produk serupa, tapi yang namanya pola konsumsi pasti ada kalanya menyentuh titik jenuh alias jenuh dan gak mau yang itu2 aja, mau ada perbedaan lain.
Penasaran?? di klik ajah

Ketika setan merah (MU) berbatik (^_^)

MU berbatik...Sekilas info untuk rekan2 semua, barusan iseng mengunjungi blog tetangga, saya mendapat informasi bahwa salah satu operator seluler di Indonesia yaitu 3 menjadi sponsor dalam kedatangan klub sepakbola Manchester United ke Indonesia.

*loh bukannya semua orang tau 3 jadi sponsor acara tersebut??*

Ya jelas sudah banyak yang tau, karena iklannya di televisi pun sudah banyak bermunculan, tapi yang menarik adalah iklan 3 tersebut didalamnya menampilkan Wayne Rooney dkk menggunakan batik.

Tidak dapat dipungkiri lawatan tim besar seperti MU ke negara Asia akan mendapat banyak sorotan internasional, dengan iklan tersebut diharapkan batik akan lebih terekspos secara internasional, dan semakin diakui sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia, sebelum ada pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencoba ”ngaku2” .

Sebelumnya saya pernah dapat kabar kedatangan MU ke Indonesia memang juga ingin dimanfaatkan sebagai bagian dari promo ”Visit Indonesia 2009” dengan mencantumkan logo pada kaos MU, tapi sepertinya niatan tersebut gagal terlaksana karena pihak MU mematok harga yang terlalu tinggi, kalau tidak salah mencapai puluhan miliar…harga yang terlalu mahal, mengingat Indonesia masih terkena dampak krisis global.

Kembali ke 3…Apa yg dilakukan oleh 3 Indonesia memang bagian dari iklan yang menggantungkan diri pada kekuatan superstar, dengan tujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk yang diiklankan. Efeknya mungkin sama seperti kita minum kopi, untuk sesaat kita akan melek, tapi lama kelamaan efek melek akan berkurang, oleh sebab itu perlu ada tindakan brand activation.

Terlebih lagi bila tujuannya untuk membangun citra produk, maka tidak bisa hanya dengan waktu singkat, tapi harus dibangun secara konsisten dari tahun ke tahun dengan konsep yang kuat. Semoga kontrak yang disepakati antara 3 Indonesia dengan MU selama 3,5 tahun dapat membangun citra produk 3 Indonesia menjadi lebih baik 😀

Kuburan Band…(contoh kecil diferensiasi dalam bermusik!!!)

kuburan band picLupa…lupa.lupa.lupa..lupa lagi syairnya…

Lupa…lupa.lupa.lupa..lupa lagi syairnya…

Ingat…ingat ingat ingat..cuma ingat kuncinya..

Ingat…aku ingat ingat..cuma ingat kuncinya

C…Aminor..Dminor ke G

Ke C lagi..Aminor..Dminor ke G

Ke C lagi..Aminor..Dminor ke G

Ke C lagi…

Rekans..pasti tau dong lirik lagu di atas?

Yup, betul banget ini adalah sedikit potongan lagu dari Kuburan Band

*potongan?? Kayaknya liriknya emang gitu doang deh!!!*

Saya cukup beruntung karena saya mengenal group band ini dulu waktu saya masih kuliah di Fikom Unpad. Ya beberapa kali Fikom mengadakan acara semacam pentas musik, maka Kuburan Band akan selalu menjadi salah satu pengisi acara yang ditunggu-tunggu.

Bayangkan saja Kuburan Band selalu disimpan sebagai pengisi acara puncak. Ketika MC mengumumkan bahwa sesaat lagi Kuburan Band akan tampil, maka seketika itu pula panggung langsung berasap, suara petasan dan kembang api muncul disekeliling arena pentas *berasa lagi di pasar malem deh*

Jangan pernah mengharapkan personil group band tersebut langsung muncul dipanggung sambil berteriak teriak “Apa kabar semuanya…..siap digoyang yaaa”, wah gak akan deh karena terkadang sampai suara petasan dan nyala kembang api habis pun itu para personil nya yang terkenal rada2 aneh bin ajaib binti nyeleneh gak akan muncul2 di panggung, dan jangan kaget bila tiba2 ternyata mereka satu persatu muncul dari barisan belakang penonton.

Yaaa…seperti yang saya alami pertama kali menonton aksi panggung mereka, saya sudah seperti patung menghadap ke arah panggung, namun tiba2 badan saya disenggol dari belakang dan ketika saya menoleh kesamping ada beberapa sosok mahluk aneh dengan muka coreng moreng, serta kostum yang gak lazim muncul di sebelah saya dan dengan santainya berjalan ke arah panggung. Yup, itulah mereka Kuburan Band.
biar gak lupa2 ingat klik aja..