Ternyata profesi model itu…(Asia’s Next Top Model)

2Inspirasi dari postingan kali ini sebenarnya muncul setelah beberapa minggu belakangan ini di tiap minggu malam saya selalu menemani wifey untuk nonton acara pencarian bakat untuk menjadi model di Asia atau lebih dikenal dengan Asia Next Top Model dimana akhirnya dijuarai oleh peserta wanita dari Thailand yang bernama Jessica Amornkuldilok.

JessicaSaya sendiri tidak mengikuti acara tersebut dari awal tapi setelah masuk ke babak 6 besar. Dan acara tersebut seperti memberikan gambaran nyata seperti apa profesi model professional itu bekerja. Jujur aja, dulu saya berpikir modal untuk menjadi seorang model terutama wanita ya ga jauh2 dari wajah cantik, tinggi semampai, tubuh proporsional..that’s all. Tapi ternyata setelah menonton acara tersebut seperti membuka mata dan cakrawala berpikir saya *halah lebay* bahwa profesi model tidak hanya sebatas penilaian fisik yang saya sebutkan tadi tapi juga bagaimana para model dituntut lebih kreatif di depan kamera, berpikir cepat dalam menampilkan gaya di depam kamera, mampu memberikan nilai jual suatu produk yang mereka iklankan bahkan sampai menjaga sikap atau attitude dalam bekerja.

3Melihat para model di acara tersebut bergaya depan kamera untuk difoto, menjadi model untuk video iklan, memperagakan busana di catwalk benar2 memberikan penjelasan bahwa mereka melakukannya harus dengan fokus, konsentrasi, tidak hanya tampil seksi apalagi vulgar. Seperti yang dikatakan oleh Tyra Banks yang merupakan founder dari acara Next Top Model tersebut bahwa tiap model harus mampu memberikan nilai dari apa yang dimilikinya mulai dari senyum, tatapan mata, gerakan tangan, kaki, lekuk tubuh bahkan sampai pada rambut harus bernilai di depan kamera. Ungkapan dramatis menurut saya yang menjelaskan profesi model bukanlah profesi sembarangan.

Saya juga jadi ingat ucapan dosen saya yang mengatakan bahwa tiap profesi asal dijalankan dengan serius, memiliki standar yang baik dalam pengerjaannya, fokus dan konsisten maka akan membuat kita professional di bidang tersebut.

Yup..betul ucapan dosen saya, tiap profesi memang tidak bisa dianggap remeh, selalu membutuhkan passion yang kuat untuk menjalankan suatu profesi baik itu model, wartawan, bankir, IT, researcher atau profesi lainnya. Tanpa hal tersebut sulit memang menjadi professional di bidang kita masing2.

Advertisements

One comment on “Ternyata profesi model itu…(Asia’s Next Top Model)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s