Menjaring komunitas lewat Sarah Aprilia & Bask

Ketika saya iseng blogwalking, banyak sekali saya temui beberapa blogger yang menuliskan kesan dan pesan dari hasil mereka mengikuti beberapa even yang diadakan oleh beberapa brand produk tertentu di dalam blog mereka. Begitu juga ketika saya masuk ke beberapa forum komunitas online, mereka juga menceritakan hal yang sama tentang pengalaman mereka menghadiri even, dengan antusiasnya mereka menuliskan apa saja acara yang ada di dalam even tersebut, siapa saja yang mereka temui dan pengalaman apa yang mereka peroleh.

Para blogger dan anggota komunitas tersebut bukanlah tamu tak diundang yang datang tiba-tiba, mereka justru diundang untuk ikut meramaikan sebuah even yang diadakan brand produk tertentu. Seperti yang dilakukan oleh Bask, alih-alih ingin mengenalkan sosok Sarah Aprilia, maka mereka tidak segan-segan mengundang komunitas online dan offline untuk mengenal sosok tersebut.

Siapakah sebenarnya Sarah Aprilia itu sendiri? Awalnya kehadiran sosok Sarah Aprilia memang banyak menimbulkan rasa penasaran, yang pasti sosok Sarah Aprilia ini digambarkan sebagai seorang wanita cantik & smart yang berprofesi sebagai guru les privat dan sosok ini ternyata sudah banyak dikenalkan lewat forum komunitas anak muda, dan juga jejaring sosial. Tidak heran bila karakter ini berhasil membuat Buzz dan menjadi perbincangan di komunitas anak muda, kaskus, jejaring sosial seperti facebook, bahkan blogger pun tidak luput untuk membicarakannya.

Padahal bisa dibilang Sarah Aprilia yang memiliki nama asli Raline Syah ini adalah sosok virtual yang menjadi brand ambassador dari produk Bask dalam upayanya untuk merevitalisasi mereknya ke target market mereka yang baru, yang awalnya para pria usia 30 tahun keatas, menjadi para remaja pria yang berusia antara 15-22 tahun.

Sebenarnya apa yang telah dilakukan oleh Bask dengan menggandeng komunitas memang bukan yang pertama kali dilakukan dalam promosi sebuah merek, sudah banyak merek lain dengan produk yang serupa, ataupun yang berbeda melakukan hal yang sama. Rupanya menggaet komunitas untuk berpromosi sepertinya memang sedang ngetrend untuk dilakukan para marketer sekarang ini

Pertanyaan yang terkadang muncul adalah apakah sebegitu pentingnya komunitas di era pemasaran baru ini, atau yang sering disebut pakar pemasaran Hermawan Kartajaya sebagai era New Wave Marketing? Apakah betul cara yang digunakan dengan melibatkan komunitas, blogger dan mereka yang tergabung di jejaring sosial dapat menjadi cara berpromosi yang tepat?

Sepertinya Bask memang cukup menyadari bahwa dengan terkoneksi lebih jauh dengan para komunitas melalui media komunikasi seperti facebook, kaskus, dan blog maka akan semakin mendekatkan brand dengan target market, karena komunitas baik online maupun offline sekarang ini memang cukup berpengaruh dalam pemasaran, apalagi target market Bask adalah mereka yang berusia remaja dan sangat dekat kehidupannya dengan dunia komunitas online dan offline, dimana mendapatkan informasi tentang suatu produk bukan hanya sebatas melalui iklan di televisi, tapi juga bisa melalui media lainnya.

Blog contohnya, sekarang ini sudah tidak bisa lagi dianggap hanya sebagai sebuah catatan pribadi dalam bentuk digital. Lebih dari itu, blog kini sudah menjelma menjadi sebuah website, dimana didalamnya setiap orang dapat saling berbagi ide, pengalaman, petunjuk, bahkan rekomendasi dan nasehat tentang berbagai hal yang sedang terjadi sekarang ini.

Begitu juga dengan komunitas lainnya baik online maupun offline, mereka semua adalah sekumpulan orang yang independent, bisa juga dari berbagai latar belakang yang beragam, berkumpul dalam satu wadah, dan saling terkoneksi satu sama lain. Didalamnya mereka dapat saling berdiskusi, bahkan saling memberi pengaruh dan penilaian apakah suatu brand dan product bagus atau tidak.

Menyadari besarnya pengaruh yang dapat diberikan oleh komunitas sepertinya Bask memang perlu terus mengelola kedekatannya (connections) dengan komunitas, sehingga apa yang telah dilakukan bukan hanya sebatas pada peningkatan brand awareness tapi memang bertujuan untuk menciptakan komunitas Bask yang dapat membantu memasarkan produk secara word of mouth. Kedepannya mungkin saja Bask bisa melakukan brand activation yang bersifat entertaining dengan melibatkan komunitas yang sesuai dengan target market Bask

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s