Boleh berinovasi, asalkan….(untuk konsumen)

innovationsSebenernya tulisan kali ini terinspirasi dari temen saya yg lagi semangat jalanin bisnis, alias jadi entrepreneur a.k.a pengusaha. Seneng juga denger dia tiap hari cerita gimana perkembangan kafe nya yg khusus menjual minuman yang bernama sop buah plus makanan Bandung yg namanya bang tigor batagor.

Well, dari iseng cuma buka kafe kecil2an di depan rumah, temen saya mulai ekspansi jualan dagangannya ke kantor, nawarin menu kafenya ke temen2 kantor tiap sore. Alhasil kritik dan saran pun mulai bertebaran, muncul ide2 dari sana sini, sampai pada akhirnya temen saya itu pernah bilang ke saya, “Boss…gw mo inovasi baru nih, menu batagor mau gw coba jadi batagor pake mayonaise”. Itu baru satu inovasi, toh sampe sekarang pun menu2 minuman baru masih ditambah oleh temen saya satu itu.

Emang bener sih, gak pernah ada kata salah kalau mau coba berinovasi, toh emang cara seperti itu pula yang bikin suatu perusahaan bertahan lama, makin disayang konsumen, makin dikenal, dan bertambah besar.

Apalagi kalau hawa persaingan mulai terasa, inovasi jelas merupakan salah satu cara untuk memenangkan pesaingan. Kembali ke temen saya tadi, dilihat dari penjualan di kantor tampaknya asik2 aja, belum ada kompetitor yang menjual produk serupa, tapi yang namanya pola konsumsi pasti ada kalanya menyentuh titik jenuh alias jenuh dan gak mau yang itu2 aja, mau ada perbedaan lain.

Nah…bila sudah mencapai titik tersebut, produsen harus siap berinovasi, bila tidak pintar berinovasi maka penjualan akan turun, dan bisa jadi akan ditinggalkan oleh konsumen.

Beberapa hal terkadang muncul, ketika proses inovasi akan mulai dijalankan. Ada kalanya kita harus berpikir tentang strategi baru apa yang harus dikeluarkan agar dapat menjaga konsumen dan bersaing dengan kompetitor.

Kita juga dapat berkaca pada pengalaman lalu, agar mengetahui apa kekurangan dari produk kita, dan apa langkah yang tepat agar kita masih dapat berkompetisi, serta menunjukan keunggulan baru kita di mata konsumen.

Ada pula yang kadang berpikir tambahan2 baru apa lagi yang dimunculkan di produk? Misalkan produk yg kita jual berupa makanan, mungkin bisa jadi tambahannya berupa aneka macam rasa2 baru, tampilan penyajian makanan, jenis makanan yang dapat dipilih atau paket2 makanan yg harganya disesuaikan dengan konsumen, dsb.

Intinya sih setiap inovasi itu mencakup 3 hal, yaitu product development, service development, dan delivery process…dannnn..semuanya itu dilakukan dan diberikan hanya untuk konsumen, dengan tujuannnn.. agar mereka puasss..puass..puass *pake gaya Tukul*

Well, semoga temen saya itu mampu untuk terus berinovasi sehingga bisnis barunya dapat terus berkembang dan bertahan lama, sering2 aja melibatkan konsumen untuk berinovasi, karena konsumen sekarang lebih kritis, mau pendapatnya didengar, dan juga bersedia untuk terlibat dalam mengembangkan produk ataupun berpromosi, sehingga produsen dituntut untuk mau berbaur.
—————————————————————–

NB: Kafe temen saya itu namanya kafe “Mangkok Buah”
alamatnya ada di Jl. Paralayang No.30, Pondok Cabe. Tangerang.
(hehehe..bantu promosi sekalian..)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s