Melihat sepintas ekonomi kerakyatan ala SBY, JK, Megawati

sby-jk-megawatiDear all…apakah rekan2 semua melihat dialog terbuka antara Kadin dengan para capres? Mungkin sebagian besar menyaksikannya kemarin, di salah satu televisi swasta yaitu TV One dimana pada siang harinya ditayangkan acara yang bertema Presiden Pilihan.

Acara yang menurut saya sangat menarik karena ini merupakan kesempatan emas bagi para capres berdialog langsung dengan para pelaku dunia industri di Indonesia, dan kesempatan pula untuk menjelaskan visi dan misi dari masing2 capres bila mereka terpilih nanti.

Pada siang hari,TV One menayangkan terlebih dahulu dialog antara Pak JK dengan para Kadin, dimana pada kesempatan kali itu JK banyak menyoroti  tentang pentingnya mempercepat pertumbuhan pada sektor riil.. ya..sesuai dengan motonya lebih cepat lebih baik dan lebih tegas, dan tidak menggantungkan perekonomian Indonesia pada kekuatan pasar modal saja.

Mungkin bagi JK, naik-dan anjloknya pasar modal itu hanya bersifat sesaat dan tidak berpengaruh signifikan pada hidup kebanyakan orang Indonesia, berbeda bila kegunjangan terjadi pada sektor riil, yang jelas2 akan mempengaruhi industri di Indonesia secara luas.

Hal yang paling menarik juga terlihat ketika JK dengan cukup gamblang menerangkan betapa para pelaku industri di Indonesia harus memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Hal ini terlihat ketika JK menjelaskan bagaimana ia dengan sekuat tenaga menolak campur tangan pihak asing dalam hal ini IMF untuk menentukan kebijakan ekonomi Indonesia.

jusuf-kallaBagi JK bantuan dana IMF hanya akan memberikan peluang bagi pihak asing menanamkan kekuasannya tanpa memberikan manfaat apapun untuk Indonesia, dan sayangnya kita selama ini memberikan peluang tersebut tanpa kita sadari. Itulah mengapa JK mengatakan “This is my country, not your country”, ketika berhadapan dengan IMF.

Tidak lupa JK menjanjikan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2011.

Bagaimana dengan SBY? Sama halnya dengan JK Pada tahap pembukaan dialog terbuka, SBY diminta menjelaskan tentang visi dan misinya kepada audiens, pada kesempatan itu pula SBY menjelaskan beberapa visi yang akan dijalankannya bila terpilih nanti (sayang saya lupa 4 visi tersebut..sori..).

Yang cukup menarik, secara garis besar beliau menjelaskan keberhasilan yang diraih selama masa kepemimpinanny yang harus dilanjutkan, mulai dari turunnya BBM, tingkat pengangguran yang menurun, angka kemiskinan yang juga menurun, program2 perlindungan terhadap UKM dan sebagainya, sedangkan menurut SBY hal yang harus diperbaiki secara serius salah satunya adalah masalah reformasi birokrasi yang selama ini dirasa banyak mengganggu aktifitas industri.

Berbeda dengan JK yang mematok angka pertumbuhan ekonomi mencapai 8%.  SBY yang masih menjabat Presiden RI sampai saat ini sepertinya tidak begitu mematok pertumbuhan ekonomi sebesar itu, beliau hanya berjanji bahwa perekonomian akan tumbh ke angka 7% dan itupun terjadi pada tahun 2014. Hal ini di karenakan faktor krisis finansial secara global yang juga berpengaruh kepada Indonesia.

sbyDitambah lagi, bagi SBY sendiri pertumbuhan negara ini tidak hanya difokuskan pada sektor pertumbuhan ekonomi saja, tapi juga pada sektor2 yang lainnya. “Kita harus alokasikan sumber daya APBN. Tidak semua harus untuk growth stimulation (mendorong pertumbuhan), tapi juga social safety net, sustainable growth, proteksi ke yang lemah,” ujar SBY pada dialog tersebut. SBY menyebut hal ini dengan pertumbuhan ekonomi yang merata.

INDONESIA-VOTE-MEGA-SIGNBagi saya sendiri sangat disayangkan Megawati tidak dapat ikut serta dalam dialog tersebut, padahal ini juga merupakan waktu yang tepat untuk menjelaskan ekonomi kerakyatan yang selama ini diusung oleh pasangan Megawati-Prabowo. Yang sedikit saya tahu kedua pasangan ini lebih menitikberatkan ekonomi dengan menggenjot pertanian, memaksimalkan potensi sumber daya laut, dan kemajuan pasar2 tradisional. Tidak tanggung2 kedua pasangan ini menjanjikan pertumbuhan ekonomi mencapai 10%.

Mudah2an dialog2 terbuka dapat terus ditayangkan kepada masyarakat menjelang pemilihan presiden, dengan harapan masyarakat semakin mengetahui sosok capres dan cawapres yang akan dipilih. Sedangkan 7%, 8% atau 10%, semoga ini juga bukan janji semata alias over promised. Dan semoga yang terbaik yang terpilih nanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s