Ternyata SBY mau meniru Obama

ESBEYESemalam yang lalu saya melihat sebuah iklan disalah satu televisi swasta yang cukup menarik, masih terkait dengan pemilu di Indonesia, iklan ini menggambarkan sosok presiden kita saat ini (Susilo Bambang Yudhoyono) lengkap dengan pemberitahuan situs nya yang beralamat www.sbypresidenku.com.

Melihat iklan tersebut saya jadi teringat bagaimana Barack Obama juga menghimpun kekuatan massa nya melalui internet melalui situs nya www.barackobama.com. Ternyata pesona Mr. Obama masih menjadi panutan negara2 lain termasuk Indonesia untuk memulai cara baru dalam pesta demokrasi.

Ya…memang tidak dapat dipungkiri perkembangan internet di negara kita ini masih belum menyeluruh, baru kota2 besar di Indonesia yang merasakan akses mudah ke dunia digital ini, seperti yang pernah dikatakan oleh Menkominfo kita Bpk. Muhammad Noeh, tahun 2010 dicanangkan internet bukan lagi barang baru di desa2 seluruh Indonesia…*semoga terlaksana ya pak*

Menunggu sampai tahun 2010..masih terlalu lama, sedangkan pemilihan presiden tinggal sebentar lagi, tidak salah sepertinya jika para capres mulai menghimpun kekuatan dari berbagai sumber termasuk melalui internet. Sekarang mungkin saya baru melihat Pak SBY yg melakukan hal ini, tidak menutup kemungkinan berikutnya Ibu Megawati dan Pak JK akan melakukan hal yang sama.

Ketika saya melihat situs sbypresidenku.com total member yang terdaftar baru mencapai 4493 orang, tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah, apalagi nanti pada saat pengumuman cawapres pendamping SBY, walaupun desas desus yang beredar sudah memastikan Pak Boediono sebagai pendampingnya di pilpres mendatang.

Bagi saya pribadi yang selalu berselancar didunia internet setiap harinya, ini adalah bukti betapa teknologi internet sekarang telah berubah dari awalnya hanya sebagai media informasi, kini masuk ke dalam era partisipasi. Yang awalnya bersifat kaku menjadi lebih dinamis, awalnya pola komunikasi satu arah menjadi dua arah. Dan ini memungkinkan bagi siapa saja yang memang pro dengan SBY untuk menjadi bagian dari komunitas pro SBY dan menyebarkannya ke seluruh orang. Kalau dalam marketing ini disebut sebagai kekuatan dari sebuah komunitas.

Masih ingat kan dengan kemunculan sebuah grup di Facebook yang bernama “Say No to Megawati”, terlepas dari pro dan kontra kemunculan grup tersebut,  ini tetap menjadi bukti efektifitas menjaring massa lewat internet, gimana gak efektif, awalnya grup ini hanya dihuni sekitar 3000 member, terus berkembang tidak sampai satu minggu membludak menjadi 100.000 member. Sayang banyak isi komentar yg bersifat kasar dan tidak layak sehingga akhirnya grup ini di-banned.

Melihat dari situsnya Pak SBY menurut saya cukup menarik, sejumlah partisipannya sudah mulai ikut berkomentar, mulai dari memberi saran, dukungan, dan sebagainya. Tidak hanya itu, komunitas pun dibentuk mulai dari komunitas para pendukung SBY yang bertempat tinggal di luar negeri, yang menamakan dirinya 99 Community, ada juga para blogger yang tergabung dalam komunitas Blogger Pro Esbeye, dan komunitas2 lainnya seperti Klub Tristar, Laskar Cikeas, SBY United, dan Srikandi 31.

Tentu saja harapannya adalah, komunitas2 ini dapat menjadi corong kampanye SBY secara lebih meluas, sehingga massa Pro SBY yang terkumpul semakin banyak.

Memang sih bagaimanapun juga pemimpin butuh orang2 yg loyal disekitarnya, yang mampu membantu memberikan image baik tentang dirinya..boleh percaya atau tidak berdasarkan hasil penelitian, masyarakat Indonesia itu memang lebih percaya informasi yang disampaikan dari mulut ke mulut, maka tidak heran komunitas mampu menjadi trend sekarang termasuk dalam politik.

Tidak hanya itu, layaknya Obama…situs sbypresidenku.com juga menyediakan tempat untuk mereka yang bersedia menjadi donatur untuk kampanye SBY…yaaa tidak salah sih meniru Obama, toh memang pada kenyataannya cara ini cukup ampuh untuk dipraktekan. Dulu dana kampanye Obama sendiri banyak terbantu dari donasi para pendukungnya.

Obama 2008Hal kecil yang menurut saya ada persamaan antara SBY dan Obama adalah dari jargon kampanye yang selalu mereka gunakan. Seperti kita ketahui dulu Obama selalu mengatakan dua hal yang menjadi ciri khasnya yaitu “Change” dan “Yes We Can”, dan nyatanya tepat, karena situasi Amerika yang sedang membutuhkan perubahan akibat resesi global yang memporakporandakan kehidupan masyarakat disana, sehingga mereka menginginkan perubahan, dan Obama menangkapnya dengan jitu lewat kata “Change” yang seolah mengibarkan semangat untuk merubah kondisi Amerika.

Sedangkan kata “Yes We Can” adalah ungkapan optimis Obama, untuk menggelorakan semangat warga Amerika bahwa bersama-sama mereka bisa membuat kehidupan kembali baik. Tidak seperti McCain yang ngotot dengan tema patriotisme nya, yang justru membuat ragu warga Amerika, apalagi kalau bukan karena kejenuhan warga Amerika  dengan peperangan dan invasi militer di Irak.

Bagaimana dengan SBY???? ada 2 hal yang menjadi ciri khasnya dan selalu dikumandangkan yaitu kata “Lanjutkan” dan satu kalimat yaitu “Bersama Kita Bisa”…

lanjutkanTidak salah sih….toh memang kebanyakan kampanye Demokrat dan SBY mengusung prestasi yang diraih selama ini, mulai dari pendidikan, ekonomi, pemberantasan korupsi, BBM dll, so…mengusung kata “Lanjutkan” seolah dapat memberi sugesti bahwa keberhasilan & prestasi yg diraih harus tetap diteruskan jangan sampai menurun. Sedangkan kalimat “Bersama Kita Bisa” layaknya ungkapan Obama “Yes We Can” yang bertujuan memberi rasa optimisme bahwa kondisi Indonesia sekarang bisa lebih baik jika diperjuangkan bersama-sama….

Harapan saya semoga Ibu megawati dan Pak JK, juga dapat melakukan hal yang sama, tidak harus seperti Pak SBY atau Obama, bisa jadi dengan cara yg lebih efektif, toh..bagaimanapun juga kedua capres ini juga memiliki kekuatan yang sama besarnya dengan Pak SBY..so..tinggal pikir2 gimana caranya meraih hati masyarakat.

Jangan lagi lahh.. gunakan cara2 basi, datang ke pemukiman warga miskin tebar pesona & tebar janji, Karena masyarakat sekarang lebih pintar dan sumber informasi pun lebih banyak. Bisa dibilang masyarakat sekarang lebih tahu mana yang pas dan cocok untuk dipilih.

Semoga persaingan menuju pilpres dapat lebih menarik dan lebih sehat, dan semoga yang terbaik yang akhirnya terpilih…

HIDUP INDONESIA…*sambil ngangkat bambu runcing*

Advertisements

7 comments on “Ternyata SBY mau meniru Obama

  1. apa pun cara yang yang dilakukan oleh Pak SBY dalam berkampenye, masyarakat pasti sudah tau dan kenal hasil kepemimpin Bpk SBY selama ini, hasil yang sungguh luar biasa, dan masyarkat seharusnya bersyukur memiliki Prsiden SBY yang berhati mulia, yang memperhatikan kepentingan rakyat. saya secara pribadi sangat berterimakasih kepada Bpk SBY dan seluruh jajarannya yang sudah berhasil membangun bangsa yang besar, Bangsa Indonesia,
    SBY Prsidenku periode 2009-2014, maju terus Tuhan meyertai Bpk SBY. silahkan Lanjutkan!!!!……

  2. Masyarakat yang berpikir mendalam & jernih tidak akan memilih Pasangan SBY-Budiono, pemimpin yang ragu2 dalam memutuskan, berbicaranya dibuat-buat dan tak tahu kewajiban akan agamanya (kewajiban untuk menutup aurat saja tidak diikuti oleh istrinya), beruntung Selama ini SBY mempunyai Wakil yang Cepat dan Tepat dan berani mengambil tanggung jawab lebih. Sedangkan di Militerpun karir dan prestasi SBY masih jauh dibanding Wiranto. JK Win Presiden dan Wakil Presiden RI 2009~2014, insyaAllah…amin

  3. @April…wahhh kyaknya pro SBY-Boediono banget nih…gpp yg penting gak saling mengumbar kejelekan capres-cawapres yg lain, dan semoga yg terbaik yg menang…Aminnn… 😀

    @Wahyu…nahhh ini baru rame, sekali-kali kita memang harus mendengar pendapat yg lain, thanks komentarnya, semoga jadi bahan pertimbangan yg berguna untuk semua..thanks juga dah berkunjung ke blog saya…seperti harapan kita semua, semoga yg terbaik untuk Indonesia yg menang pemilu capres-cawapres nanti. Aminn… 😀

  4. Assalamu alaikum, Meniru kebaikana itu baik tetapi meniru tanpa kreativitas itu namanya nyontek alias jiplak sedangkan esensinya belum tentu sama, kalau sy amat-amati mulai dari simbol-simbol yang ada hingga kepada lagu hampir semua nyontek > kalau hasilnya benar sih kebetulan tetapi kalo salah yah kebablasan> yang lucu lagi para partai koalisi yang dompleng ke demokrat pada ketakutan tidak dapat jatah mentri lebih lebih partai yang mengatasnamakan partai islam > malu-maluin aja > ingin melakukan perubahan dengan cepat tetapi tidak menggunakan cara yang santun hasilnya kita tahu kan yang sebenarnya mereka kehilangan 130 ribu suara bila di bandingkan dengan pemilihan yang lalu
    Untuk mencapai suatu kemenangan memang tdk gampang butuh perjuagan contohnya republik islam iran> butuh waktu utk menerobos rejim khan
    Dan yang aneh lagi pada saat peresmian SURAMADU koq gambar JK gak ada padahal itu wapress loh ini betul betul hanya mementingkan diri sendiri

  5. alah….. km dukung mega juga…… dalah ga usaha jelek2’n SBY….. JK tuh bisa sekarang karena siapa SBY!!!! dulu JK bukan apa2… dia bisa jadi ketua umum karena bisa berdampingan dengan pak SBY…. tapi dia sudah punya sayap…. dia angkuh…. sombong….. segala kekuasaan yang di jalankan pemerintah….. semua berkat dia….. kalau bukan perintah presiden…. mana mungkin bisa terlaksana…….. indonesia telah menjadi negara yang di pandang elit di mata dunia….. ini berkat pak SBY……. mega….. arogan….. selalu menjelekan orang lain…. seorang pemimpin tuh ga boleh menjelek2an orang lain……… tanggal 8 juli kta harus lanjutkan….. SBY budiono!

  6. Saya sbg wongndeso merasakan sendiri betapa hidup makin susah tdk spt jaman pak harto dulu tdk neko2 opo2 murah (murah sandang pangan seger kuwarasan) pemrintah sby, mega mnrt saya hanya pintar buat janji2 kosong saja yg membohongi wong cilik tdk spt jaman pak harto yg memang bener2 nyata hslnya. Pembrantasan korupsi apa? Wong korupsi skrg tdk ada di tgkt atas tapi di pjbt2 kecil korupsi semua shg kerugian negara mjd sangat bsr bila dibandingkan dg jaman pak harto yg korupsinya hny di level pjbt tinggi aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s