Kenapa ya mereka mau bikin even???

Pernah menonton acara Let’s Dance yg ditayangkan Global TV ? Kalau iya berarti bagus, rekan2 masih lebih gaul dari saya. Loh kok? Jangan kaget, saya termasuk yg jarang melihat acara seperti itu baik yg live ataupun yg ditayangkan di televisi.

Tapi Hari Minggu kemarin, saya tidak sengaja menonton acara tersebut, bahkan sampai tuntas..tas..tas… Kebetulan Lets Dance kali itu ditayangkan live melalui televisi, dan bukan siaran ulang. Wah double profit dong? Yes, betul sekali. Dan yg lebih menarik, ini adalah Lets Dance Grand Final, dimana juaranya akan mendapat kesempatan untuk bertanding di Jepang. Hebatttt!!!!

Setahu saya program acara Lets Dance bukanlah baru tahun ini, tapi merupakan acara yg sudah diadakan beberapa tahun sebelumnya dan masih tetap tayang sampai hari ini, dengan minat peserta yg tidak berkurang., malah mungkin bertambah. Siapa sih sponsor acara ini ? kuat juga ya modalnya berani membiayai acara ini terus menerus, sampai ikut mengantar juaranya untuk berkompetisi ke luar negeri pula.

Tidak lain sponsornya adalah Gatsby. Gatsby jelas tidak seorang diri, karena banyak pula brand ternama yg ikut membuat even sebagai ajang below the line marketing mereka.

Jadi, kenapa mereka mau “rame2” bikin even ?

Indomie pernah mengadakan even “Jingle Dare Competition”, yg menurut beberapa sumber hal ini dilakukan untuk mengatasi persaingan dengan salah satu merek mie yg juga cukup ternama yaitu Mie Sedap, selain juga untuk merubah image / kesan sebagai produk tua yg sempat melekat pada Indomie, diharapkan dengan mengadakan event tersebut, dapat meningkatkan awareness masyarakat terutama juga anak muda. Sukseskah ? Sepertinya iya, bahkan even tersebut sepertinya akan digelar kembali.

Pop Mie juga tidak mau ketinggalan, merek satu ini mengadakan even perlombaan atau kompetisi cheerleaders (saya lupa nama even nya), namun acara ini disebut-sebut cukup menarik dan mampu meningkatkan awareness anak2 muda terhadap merek Pop Mie.

Ketika banyak bermunculan band2 baru di Indonesia bagaikan jamur yg tumbuh di musim hujan, dan menghiasi belantika musik Indonesia dengan lagu bertema cinta, rasa rindu yg seolah-olah mencoba menusuk kalbu, menyadarkan jiwa yg terlena, membangkitkan gairah hidup yg telah lama tertidur dalam balutan waktu yg tak bertepi *mulai sok puitis tp gak nyambung*

Maka KFC pun tidak tinggal diam. Setelah sekian lama dicap sebagai old restaurant nampaknya membuat mereka gerah juga, tidak heran even semacam kompetisi band pun diadakan (lagi2 saya lupa nama eventnya). Pemenang dari kompetisi tersebut dipromosikan oleh pihak KFC baik melalui media cetak, elektronik, dan album2 mereka dapat dibeli di restoran KFC. Tak heran anak2 muda penggila musik yg jiwa kompetisi musiknya sedang dalam tahap puncak dan ingin tersalurkan, langsung sibuk memburu even ini.

Masih banyak merek lain yg menjadikan even sebagai salah satu ajang promosi. Walaupun dampaknya terhadap penjualan tidak dapat diukur secara langsung, namun cara ini sepertinya cukup ampuh membangun awareness dan brand image di mata masyarakat, apalagi dengan adanya even berarti bisa menyentuh target market secara langsung.

Yang tidak kalah menarik adalah even ini meskipun semacam kegiatan promosi yg sifatnya below the line, namun sekarang marak ditayang kan di televisi, dan tidak cuma sekali atau dua kali saja, bahkan sering dan rutin.

Apa ini bisa dibilang cara yg bermanfaat? Jelas, toh tidak ada yg dirugikan sama sekali. Perusahaan bisa membangun awareness dan brand image ke masyarakat secara lebih luas melalui televisi, sedangkan stasiun televisi sebagai pihak penyelenggara acara cukup mendapat keuntungan, karena biasanya even mampu menyedot perhatian orang banyak. Lewat cara ini banyak pula merek2 tertentu yg berhasil menjadi top of mind.

Yang paling penting adalah even tersebut kalau bisa ya diadakan terus menerus, bukan hanya sekali dua kali kemudian selesai, karena akibatnya adalah masyarakat menilai merek yg bersangkutan tidak bonavid, tidak punya cukup dana, dan tidak serius menyelenggarakan acara.

Pernah secara sepintas saya membaca sebuah buku karangan Leonard H. Hoyle, Jr yg membahas tentang even marketing. beliau mengatakan ada beberapa komponen yg menjadi tujuan diadakannya sebuah even, yaitu :

Entertainment, beliau mengatakan dulu orang butuh usaha khusus untuk mendapatkan hiburan di luar, karena jumlahnya yg terbatas, tapi sekarang tiap orang di tiap rumah punya cara sendiri untuk menikmati hiburan baik melalui televisi, komputer, video game, CD, DVD dsb.

Sehingga buatlah even yg mampu memberikan hiburan, dan mampu mengajak setiap orang untuk ikut serta melihatnya, karena even tersebut bisa memberikan sebuah pengalaman, dan tentunya berbeda dari yg lain, lebih unik, dan memang dibuat hanya untuk mereka.

Kedua, tujuan diadakannya sebuah even untuk memberikan kegembiraan, yg katanya sih pada akhirnya even tersebut menjadi tak terlupakan, bisa karena tema acara yg menarik, artis pendukung acara yg “wahhhh”, hadiah dalam jumlah besar, dan sebagainya.

Unilever sebagai produsen dari merek makanan Taro adalah contoh yg ingin saya ambil karena berhasil menyelenggarakan sebuah even yg bertema “Petualangan Taro”. Kenapa? Karena menurut saya, jarang sekali ada sebuah even yg di khususkan untuk anak kecil, kebanyakan even diarahkan untuk mereka yg masuk kategori dewasa. Lewat Petualangan Taro, anak2 yg biasanya hanya banyak bermain didalam rumah (karena pengaruh video game, film kartun dll) di ajak beraktifitas outdoor. Dan bisa diakui even tersebut memang cukup menggembirakan dan menghibur untuk anak2.

Sama halnya dengan Rinso, yg kemudian ikut pula membuat even berupa aktivitas outdoor dengan tema tidak takut kotor sebagai bagian dalam promosi produk Rinso Anti Noda.

Pertanyaan yg muncul sekarang adalah, menghadapi perekonomian yg sedang mengalami penurunan alias downturn (saya ga mau menyebut krisis loh ya, karena menakutkan hehehe), apakah cara ini mampu memberikan dampak yg besar terhadap penjualan? atau hanya sekedar upaya meningkatkan loyalitas pelanggan ? atau masih ada yg lainnya. Silahkan teman2 yg membaca tulisan ini yg berpendapat..OK

(Nahhhh…klo gak ada yg baca gimana dong????)
(ahhh biarin, pede aja lah..!!!)

Advertisements

One comment on “Kenapa ya mereka mau bikin even???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s