PR pun sedikit berubah….(gara2 web 2.0)

Pada awalnya saya berpikir bahwa memasuki era web 2.0, akan terjadi banyak hal yg merubah konsep marketing. Rupanya hal itu memang kini sekarang sudah terjadi, dan bagi saya perubahan itu positif, karena kini masyarakat lebih bisa berpartisipasi.

Namun rupanya bukan hanya dunia marketing yg mengalami perubahan, Public Relation pun mengalami perubahan dari konsep lama menjadi konsep baru yg lebih dinamis dan partisipatif tentunya.

Memang tidak dapat dipungkiri PR itu juga bisa merupakan bagian dari marketing, walaupun tidak sedikit pula yg beranggapan berbeda dengan saya.

Bukan sedikit sok pintar nih ceritanya, tapi saya hanya mau coba membahas dari sedikit ilmu yang saya tahu, dan coba mengkaitkannya dengan kondisi sekarang, untuk sekedar mengetahui seperti apa ya seharusnya PR sekarang ini.

*pembahasan dimulai*

Beberapa orang ada yg mengatakan tugas seorang PR lebih banyak membangun relationship dengan pihak lain baik individu ataupun perusahaan, berhubungan dengan media terkait dengan pemberitaan seputar kinerja perusahaan, bisa juga membangun citra perusahaan, atau terkadang sampai pada memperbaiki citra perusahaan.

Mungkin ada beberapa aturan lama yg pernah atau mungkin masih ada sampai sekarang yg diterapkan dalam PR, seperti yg disebutkan di bawah ini :

1. Kebanyakan PR dalam menyampaikan sebuah berita lebih banyak melalui media cetak
2. Bentuk komunikasi yg dijalin antara perusahaan melalui PR dengan masyarakat dan jurnalis biasanya melalui press release
3. Untuk mengukur keefektifan dari sebuah press release biasanya dengan cara mengetahui berapa berita yang muncul di sebuah media, artinya kita sangat bergantung pada media hanya untuk mendapatkan space untuk menampilkan berita.
4. Komunikasi yg dilakukan antara PR dan masyarakat selama ini sifat nya one way communication, atau komunikasi satu arah.
5. Maksud hati ingin menyampaikan informasi penting kepada masyarakat melalui media, apa daya terkadang tiap media baik cetak maupun elektronik punya fokus berita tersendiri. Sehingga bila info yg ingin diberitakan dianggap tidak sesuai dengan topik yg sedang dibicarakan di masyarakat, media enggan menampilkannya.

Apa yg disebutkan di atas mungkin baru sedikit cara kerja lama yg ada di dunia PR, dimana menurut beberapa pakar PR, hal itu merupakan aturan lama yg sebaiknya diubah.

PR bukan hanya masalah berbicara melalui media, walau tidak dapat dipungkiri media cetak dan elektronik juga merupakan komponen penting. PR bukan lagi komunikasi satu arah, sama halnya dengan konsep marketing yg bukan lagi vertikal, tapi horizontal dalam arti konsumen dan produsen setaraf.

Beberapa pakar marketing dan PR di negeri seberang sana bhkan mengatakan, jika ada sebuah perusahaan beranggapan membuat majalah atau tabloid untuk memberikan informasi kepada masyarakat dianggap penting dan cara terbaik, atau ada perusahaan mati2an bekerja sama dengan media agar mendapat tempat menyampaikan berita tentang perusahaan, dan berusaha keras agar CEO mereka tampil di televisi. Maka kemajuan web 2.0 bukan untuk perusahaan tersebut.

Tetapi bila ada perusahaan yang memiliki tujuan untuk bisa berkomunikasi langsung dengan masyarakat dan konsumennya, serta berusaha aktif secara offline dan juga online, maka itu adalah cara yg cocok sekarang ini.

Nah…kalau saya pribadi tidak sepenuhnya sependapat dengan pakar tersebut. karena kondisi di negara mereka dan negara kita jelas berbeda baik dari segi teknologi, pendidikan, sosial budaya, dll.

Saya ambil contoh Bank BCA bekerja sama dengan Metro TV untuk menampilkan acara “Welcome to BCA”, menurut saya acara ini mengandung unsur edutainment (edukasi dan entertainment), di satu sisi BCA dapat mempromosikan program mereka yg baru sekaligus memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat, kemudian dikemas dengan mengabungkannya dengan hiburan.

Atau bisa juga BRI dengan Trans TV, sama halnya dengan BCA tadi, kerjasama keduanya mengandung unsur edutainment, yg menurut saya justru cocok dengan masyarakat.

Jumlah orang Indonesia yg menonton televisi juga lebih banyak daripada mereka yg menggunakan internet, sehingga wajar media masih dianggap cara terbaik di Indonesia. Tapi bukan berarti menyepelekan peran internet, toh sekarang ini pengguna internet pun semakin bertambah.

Jadi menurut saya cara terbaik kita tetap bisa memulai aktifitas PR melalui situs perusahaan atau blog agar dapat aktif langsug dengan masyarakat, tapi juga tetap memanfaatkan media untuk aktifitas PR lainnya.

Lalu, bila tadi di atas disebutkan beberapa aturan atau cara lama yg ada di PR, jadi seperti apakah aturan atau cara baru di PR sekarang ini. Setelah mencoba menerawang lewat kacamata social science saya *beuhhh..gaya*
dicampur aduk dengan sedikit info dari beberapa buku, maka hasilnya seperti ini :
– PR lebih dari sekedar membangun relasi.
– PR lebih dari sekedar membangun image tentang perusahaan kita.
– Masyarakat ingin mendapatkan informasi langsung tentang perusahaan, bukan lagi menunggu kabar dari media cetak atau elektronik.
– Masyarakat ingin berpartisipasi langsung dengan pihak perusahaan, dan PR merupakan penghubung antara keduanya.
– PR bukan lagi tentang aktif di media cetak dan elektronik, tapi juga aktif dengan masyarakat secara offline dan online.
– Dengan bantuan internet diharapkan PR bisa lebih go public ke masyarakat yg lebih luas, secara bebas dan tidak tergantung pada satu media pemberitaan saja.
– Blog, situs, e-books dan beragam konten online membuat perusahaan berkomunikasi langsung dengan masyarakat dan lebih menghargai masyarakat.
– Lewat internet nantinya, garis pemisah antara peran PR dan marketing yg terkadang masih ada menjadi hilang.

Sebenarnya masih banyak hal yg harus dibahas terkait dengan peran PR dan juga marketing ketika telah memasuki era web 2.0 ini, tapi semoga pembahasan sepintas ini dapat bermanfaat.

Mohon maaf kalau postingan kali ini dirasa berat pembahasannya ya!! *sambil sungkem*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s